Jumat, 10 Agustus 2012

Nasehat Hati


Duhai hati..
Letih yang engkau rasakan selama ini mungkin tak sebanding dengan letihnya hati mereka dalam menapaki kehidupan ini. Di dalam keletihan itu, mereka memahami bahwa letihnya mereka akan membuat mereka menjadi orang-orang seperti yang dicitakan. Lalu bagaimana denganmu wahai hatiku.. Baru sebentar saja engkau merasa letih tapi kau sudah merintih bagai seribu tahun kau mengalaminya.. Malulah pada mereka yang merasa letih tetapi mereka memaknai letihnya sebagai sesuatu yang dapat mengantarkannya pada sebuah kebahagiaan.. Bukankah orang yang berjuang dan berkorban itu letih? Bukankah akhir dari perjalanan orang yang berjuang dan berkorban itu sebuah kebahagiaan jika dijalani dengan ikhlas dan penuh kesungguhan??
Duhai hati..
Lelah memang terus menerus hal-hal kurang mengenakkan itu menerpa hidupmu. Tetapi jika kau renungi kembali kisah di atas, perjuangan mereka tidak mengenal lelah. Setiap lelah menghinggapi mereka, mereka beristirahat dan kemudian bangkit berjuang kembali. Mereka paham kalau diamnya mereka tak dapat membuahkan hasil apapun bagi kehidupannya. Mereka yakin perjuangan dan pengorbanannya selama ini, berlelah-lelahan, akan berbuah sebuah kebahagiaan yang tak dapat tergantikan nikmatnya. Lalu bagaimana denganmu wahai hatiku.. Baru sebentar saja kau diberi cobaan dan ujian tapi kau sudah merasa lelah dan menyerah.. Malulah kau pada mereka yang tak punya apa-apa tapi mereka tetap istiqamah berjuang dan berkorban hingga cita-cita mereka tercapai.. Bukankah orang yang berjuang dan berkorban itu lelah? Bukankah akhir dari kelelahan orang yang berjuang dan berkorban itu sebuah kebahagiaan jika dijalani dengan ikhlas dan penuh kesungguhan??
Duhai hati..
Sakit yang terus menyapamu selama ini adalah ujian dan cobaan dari Allah seberapa kokohnya engkau menjalani apa-apa yang engkau yakini atas-Nya. Dia ingin tahu seberapa seriuskah engkau dalam menapaki jalan kehidupan yang sudah Dia gariskan. Sakit yang Dia berikan adalah sebuah perhatian khusus-Nya kepadamu. Dia masih sayang kepadamu dengan memberikan ujian dan cobaan. Andai saja kau tak merasa diuji dan diberi cobaan, maka kau akan merasa aman-aman saja, padahal kau sedang berada di tepian jurang yang menganga lebar dan siap menerkammu kapan saja kau lengah..
Duhai hati..
Capeknya dirimu menghadapi segala permasalahan yang engkau temui di sekitarmu, itulah yang terus mengajarkanmu untuk dapat memahami sekelilingmu dengan lebih baik lagi. Di kananmu ada orang-orang yang engkau sayangi dan kasihi. Di depanmu ada orang-orang yang engkau hormati. Di kirimu ada orang-orang yang engkau senantiasa bercengkerama dengannya. Di belakangmu ada orang-orang yang selalu mendukungmu dalam tiap doanya meski kau tak pernah tahu.
Duhai hati..
Seorang ustadz pernah menyampaikan, jika tak senang dengan sepatumu yang lusuh, ingatlah mereka yang tak berkaki namun tak mengeluh. Semoga kita selalu dapat mengingatnya duhai hati.. Seberapa letih, lelah, dan sakitnya engkau.. Masih ada orang-orang yang merasakan itu lebih dari kita tetapi mereka tetap tak mengeluh.. Ada saja cara mereka untuk menyemangati diri.. Ada saja sugesti untuk membuat diri mereka semangat.. Ada saja pemikiran positif yang mereka punya hingga mereka tetap bersemangat.. Ada saja cita-cita yang ingin mereka gapai hingga semangat itu tetap terpatri di dada mereka..
Duhai hati..
Tetaplah istiqamah..
Walau itu berat bagimu..
Percayalah kau mampu menjalaninya..
Asalkan kau selalu menyertai Allah dalam segala hal..
Terpautnya kau duhai hatiku pada Sang Khalik..
Akan membuatmu semakin cantik dan tangguh..
Karena kau adalah mutiara di lautan..
Yang akan terus terjaga sampai masa memisahkan..
Duhai hati.. Tetaplah istiqamah..

” Harapan Seorang Ikhwan kepada Rusuk kirinya “


Izinkan Aku Menikah Tanpa Pacaran
‎” Harapan Seorang Ikhwan kepada Rusuk kirinya “
Ya Allah.. Engkaulah sebaik-baik tempat mengadu segala resah diri ,sebaik-baik tempat berkeluh kesah.. Maka izinkanlah aku menyampaikan pesanku kepada dia pasangan hatiku, Sampaikan padanya tentang semua yang saat ini ku rasa..
Assalamu’alaikum rusuk kiriku..???
Apa kabar calon makmum ku??? Wanita pilihan Allah untukku..
Siapa dan dimana engkau aku tidak pernah tahu.
Apakah kamu seorang wanita shaliha,atau seorang wanita yang sedang menyesali dosa-dosanya di masa lampau dan memulai perbaikan,ataukah seorang wanita yang enggan menutup auratnya dan gemar berikhtilat dengan lawan jenisnya??
Jika kau wanita shaliha.. Syukur pada Allah Ta’ala karena menghadiahkan bidadari dunia untuk mendampingi perjuanganku meraih ridha-Nya.
Namun jika kau adalah wanita yang dalam tahap perbaikan,aku pun bahagia sayang..karena dengan begitu aku pun akan mendapatkan Wanita shaliha pula, teruslah berjuang dalam perbaikan, jika tiba saatnya kita di pertemukan dan disatukan dalam ikatan suci, kita berdua akan berjuang bersama memperbaiki kesalahan yang telah lalu..
Namun jika kau adalah wanita yang masih enggan menutup aurat,enggan memperbaiki diri, dan gemar bercampur baur bebas tanpa batas dengan Lelaki, semoga engkau segera bertaubat ya ukhty… kasihanilah dirimu sendiri,engkau permata yang amat berharga jika kecantikanmu tetap kau jaga, jadikan taqwa sebagai pakaianmu dan malu sebagai perisainya.
Jika kau inginku imam yang baik mampukah kamu jadi makmum yang baik??
Ukhty.. tahukah apa yang aku takutkan jika engkau tak bisa menjadi makmum yang baik, bagaimana aku mempertanggung jawabkan kepemimpinanku kepada Allah??
Ukhty..
Sebelum menikah engkau menjadi tanggung jawab orang tuamu.
Namun setelah menikah engkau akan menjadi tanggung jawabku sepenuhnya..
Maka dari itu ukhty, jangan mudah tergoda oleh serigala berbulu domba..
Jangan mudah tertipu bisikan nafsu yang kau sangka bisikan cinta..
Jika Aku adalah calon imammu.. Tidak mungkin aku merusakmu
Karena aku mencintaimu, aku tidak akan mempermainkanmu..
Karena aku mencintaimu, aku tidak akan mengucapkan janji-janji tak pasti..
Karena aku tahu engkau adalah untukku.. Maka, aku hanya akan datang dengan lamaran.. bukan mengajakmu pacaran.
Jangan salah memilih Imam ukhty..
“Pilihan Allah tak selalu seindah inginmu,namun itulah pilihan-Nya,pilihan-Nya adalah yang terbaik untuk kita. Mungkin kebaikan itu tidak pada wanta yang terpilih itu melainkan jalan yang kita pilih, atu mungkin kebaikan itu tertletak pada kesabaran dan keikhlasan kita menreima segala Ketentuan-Nya”
di dedikasikan untuk calon bidadari

Benarkah Kau Mencintaiku Karena Allah


♥♥.•*´¨`*•. (`’•.¸ (`’•.¸*¤* ¸.•’´) ¸.•’´) .•*´¨`*•.♥♥
♥♥ Benarkah Kau Mencintaiku Karena Allah ♥♥
♥♥`*•.¸¸.•* (¸.•’´ (¸.•’´*¤* `’•.¸) `’•.¸) `*•.¸¸.•*♥♥
♥ ♥
……
السلام عليكم ورحمة الله و بركاته
Ikhwan….
♥♥Jika kau mencintaiku karena Allah jangan dekati aku…
Jika kau mencintaiku karena Allah jangan menggodaku…
Jika kau mencintaiku karena Allah jangan merayuku….
Jika kau mencintaiku karena Allah jaga izzahmu denganku…
Jika kau mencintaiku karena Allah jangan menyentuhku…
Jika Mencintaiku karena Allah jagalah hatimu dan hatiku agar tetap Mencintai-Nya…
♥♥Jika kau mencintaiku karena Allah jangan menjadikan aku pacarmu…
Jika kau mencintaiku karena Allah pilihlah jalan yang Allah ridhai untuk mendapatkan hatiku…
Jika kau mencintaiku karena Allah menjauhlah jika kau tahu aku belum siap menerima pinanganmu…
Jika kau mencintaiku karena Allah bersabarlah mengungkapkannya di saat yang tepat….
♥♥Jika kau mencintaiku karena Allah tak usah khawatir kita tak dapat bersatu, karena kita tidak pernah tahu apakah aku sudah baik untukmu dan kau baik untukku menurut Allah…
♥♥Jika kau mencintaiku karena Allah… Yakinlah, Jika aku memang di takdirkan Allah menjadi bidadarimu ,, kita pasti akan bersatu.
Jangan menodai kesucian cinta hanya karena nafsu semata…
♥♥Ukhty….
Jika aku seorang ikhwan yang mengatakan cinta padamu karena Allah namun tanpa malu mendekatimu,apa kau tidak merasa takut terjerat padaku???
♥♥Jika aku seorang ikhwan yang mengatakan cinta padamu karena Allah namun tanpa malu dengan genit menggodamu,apa kau tidak merasa risih pada kegenitanku ???
♥♥Jika aku seorang ikhwan yang mengatakan cinta padamu karena Allah namun tanpa segan merayumu, apakah kau terbuai oleh bujuk rayuku???
♥♥Jika aku seorang ikhwan yang mengatakan cinta padamu karena Allah namun tak bisa menjaga izzah ketika berdekatan denganmu, apakah kau tidak bisa menolakku dengan perisai malumu???
♥♥Jika aku seorang ikhwan yang mengatakan cinta padamu karena Allah namun tanpa merasa berdosa berani menyentuhmu, apakah kau tidak takut Allah murka padamu, masihkah kau percaya pada ucapanku? tak curigakah kau padaku? Tak inginkah kau menjauhiku??? atau karena kau telah terjebak ke dalam jurang cinta nafsu, sehingga kau tak mampu menolakku meski kau tau semua ucapanku ” Mencintaimu Karena Allah” adalah palsu.
♥♥Ketahuilah ukhty…
Jika aku seorang ikhwan sejati Yang mencintaimu karena Allah.. Aku tidak akan berani menyentuhmu ,bahkan hatimu sekalipun… Karena aku malu pada Allah jika bayanganku mengacaukan kekhusuk’an ibadahmu…
♥♥Jika aku seorang ikhwan sejati yang mencintaimu karena Allah, aku tidak akan pernah berani merayumu, menggodamu, bahkan dengan bebas tanpa batas berinteraksi denganmu.. Karena kau belumlah halal bagiku. Aku malu jika harus membuatmu lebih banyak mengingatku dari pada mengingat-Nya. Aku malu jika harus menjadi seseorang yang membuat-Nya cemburu padamu karena kau rela melanggar larangan-larangan-Nya karena cintmu padaku.
♥♥Jika aku seorang Ikhwan sejati yang mencintaimu karena Allah aku tidak akan khawatir tidak dapat memilikimu karena tak mengungkapkan cintaku padamu sekarang meski saat ini aku begitu mengagumimu dan menginginkanmu menjadi bidadariku. Karena aku yakin jika engkau memang di takdirkan untukku ,engkau pasti akan menjadi milikku meski aku tak mengikatmu.. Bukankah jika Allah tidak mentakdirkan kita bersama di ikatpun pasti akan terlepas juga akhirnya??? Jadi untuk apa aku risau???
♥♥Ukhty…
Sadarlah… Jika aku seorang Ikhwan yang benar-benar mencintaimu karena Allah, aku hanya akan berani merayumu, menggodamu, dan menyentuhmu setelah engaku telah halal bagiku.
♥♥Untuk semua muslimah.. Ukhty , Tetaplah Berusaha Menjadi Shalihah Meski Zaman Telah Berubah….Barokallahu fiik ^_^
♥♥Allah memuliakan mereka yang saling mencintai dan bersahabat kerana Allah, yang membuat para nabi dan syuhada merasa iri terhadap mereka mereka. Nasa’i meriwayatkan dengan sanad dari Abu Hurairah ra, Rasulullah bersabda; “Di sekeliling Arasy, terdapat mimbar-mimbar dari cahaya yang ditempati oleh suatu kaum yang berpakaian dan berwajah cahaya pula. Mereka bukanlah para nabi atau syuhada, tetapi para nabi dan syuhada merasa iri terhadap mereka”.
♥♥Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, beritahulah kami tentang mereka!”
♥♥Beliau bersabda, “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai, bersahabat, dan saling mengunjungi kerana Allah”.
♥♥Allah berfirman, artinya, “Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.” (QS/Qur’an Surat Az-Zukhruf : 67)
ܓ♥♪♫♥✿ ✿ܓ♥♪♫♥✿
*♥*•*´¨`*•.*♥*.•*´¨`*•. ♥♥~*♥**♥*~♥♥ .•*´¨`*•.*♥*.•*´¨`*•*♥*
(¯`v´¯) ♥♥♥•♥•♥
`·.¸.·´ ♥♥………¸.·´
Semoga bermanfaat…
♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫
Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir.

Pesan-pesan cinta , kata-kata cinta , renungan cinta


remaja lugu, mau aja kalau ditipu
pacarnya bilang bulan ini bulan cinta
akhirnya mau diajak bersepi2 berdua
dengan modal cokelat dan bunga
plus boneka teddy bear merah muda warnanya
sudah bisa merenggut kehormatannya
si gadis pun menyerah mudah
tanpa syarat dan ketentuan berlaku
cinta semua palsu dan tipu tipu
berakhir pada hancurnya moralitas yg tak lagi jelas
saat agama hanya untuk nilai rapot saja
saat tuntunan tak lagi didengar telinga
bulan cinta bukanlah bulan zina
mau jadi apa bila remaja tak punya sandaran agama
hidup hanya ditipu oleh fatamorgana
ini bukan bulan cinta,
tapi ini bulan taubat untuk kita semua.
#say NO to Valentine Day#
created : Ustadz Burhan Sodiq
dan pintu taubat masih terbuka bagi siapapun yg terlanjur berbuat dosa sebesar apapun dosanya,,
=====================
Nasihat Penting Bagi Penuntut Ilmu
1. Ikhlas kepada Allah dalam menuntut ilmu. Hendaknya yang menjadi pendorongnya dalam mengumpulkan ilmu adalah karena untuk mengetahui kebenaran dan petunjuk, mengamalkannya dan mendakwahkannya.
2- Bekerja keras dan bersungguh-sungguh dalam usaha memperoleh ilmu, menyibukkan waktu dengan hal tersebut, menjauhi sikap malas, lesu dan segala sesuatu yang bisa menghambat usaha memperoleh ilmu.
3- Semangat dalam mendapatkan kitab-kitab yang bermanfaat, membacanya dan mengambil faidah darinya.
4- Bersemangat untuk berteman dengan orang-orang yang baik, terutama orang-orang yang menyibukkan diri dengan ilmu, dalam rangka mengambil faidah dari mereka. Dan menjauhi pertemanan dengan orang-orang yang buruk agar selamat dari bahaya mereka.
5- Hendaknya dalam melakukan amalan (ibadah) untuk mendekatkan diri kepada Allah ‘azza wa jalla, senantiasa memadukan antara keikhlasan kepada Allah dan keteladanan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, agar dia mendapatkan pahala yang besar dari Allah ta’ala.
==============================
Nasehat-nasehat Ulama
Tidaklah seseorang dihukum dengan hukuman yang lebih berat dibandingkan dengan kerasnya hati dan jauhnya dari Allah.
Neraka telah diciptakan untuk mencairkan hati-hati yang keras.
Hati yang paling jauh dari Allah adalah hati yang keras.
Jika hati mengeras, keringlah air mata.
Kerasnya hati disebabkan oleh empat hal jika engkau melampaui batas yang dibutuhkan (yaitu); makan, tidur, berbicara dan pergaulan. Sebagaimana badan jika sakit tidak akan bermanfaat padanya makanan dan minuman, maka demikian pula hati jika sakit karena syahwat tidak akan manjur padanya berbagai nasihat.
Barangsiapa menghendaki kejernihan hatinya, hendaknya dia melebih utamakan Allah atas syahwatnya.
Hati-hati yang terikat dengan syahwat, berarti tertutup dari Allah sesuai dengan keterikatannya dengan syahwat.
Kehancuran hati disebabkan karena merasa aman (dari siksaan Allah -pent) dan kelalaian. Sedangkan kemakmuran hati disebabkan oleh rasa takut dan selalu ingat.
Kerinduan kepada Allah dan perjumpaan dengan-Nya adalah angin segar yang bertiup kepada hati yang akan mendinginkan darinya panasnya dunia.
Barangsiapa menempatkan hatinya disi Rabbnya niscaya akan tenang dan tenteram. Barangsiapa membebaskan hatinya pada manusia, niscaya dia akan kebingungan dan akan semakin tegang (stress).
Kecintaan kepada Allah tidak akan masuk ke dalam hati yang padanya terdapat kecintaan terhadap dunia kecuali sebagaimana onta masuk ke dalam lubang jarum.
Jika Allah mencintai seorang hamba, niscaya Dia akan memilihnya untuk Diri-Nya, memilihnya untuk mencintai-Nya, memilihnya untuk beribadah kepada-Nya, sehingga Dia akan menyibukkan pikirannya dengan-Nya, menyibukkan lisannya untuk berdzikir kepada-Nya, dan menyibukkan anggota tubuhnya untuk mengabdi kepada-Nya.
Hati bisa sakit sebagaimana badan bisa sakit. Dan obat hati ada pada taubat dan perlindungan diri. Hati juga bisa kotor sebagaimana cermin bisa kotor. Dan mengkilapnya hati adalah dengan dzikir. Hati bisa telanjang sebagaimana tubuh juga bisa telanjang. Dan perhiasan hati adalah ketakwaan. Hati juga bisa lapar dan haus sebagaimana halnya badan. Dan makanan dan minuman hati adalah ma’rifah (pengetahuan tentang Allah), mahabbah (kecintaan terhadap Allah), tawakal, senantiasa kembali dan mengabdi hanya kepada Allah.
[Sumber: al-Fawaid 146-147, diterjemahkan dari al-Majmu'ul Qayyim min Kalam Ibnil Qayyim 110-111]

RISALAH CINTA (dari saudaramu -yg penuh dosa dan kemaksiatan- yang amat hina di hadapan illahi rabbi)


Tulisan ini kutujukan kepadamu, ya .. kepadamu yang mengharapkan Ridho Allah dan kenikmatan yang kekal di sisiNya, serta takut kepada siksa dan azab yang Allah Ta’ala siapkan untuk orang-orang yang bermaksiat dan kafir.

Kepadamu saudaraku, yang pernah merasakan manisnya keimanan dan nikmatnya berjalan di atas jalan yang lurus serta indahnya mendekatkan diri kepada Allah.

Kepadamu saudaraku, yang dulu bersemangat dan berpacu menuntut ilmu serta mengajak kepada kebaikan.

Kepadamu saudaraku yang dulu sering kulihat berzikir, membaca dan menghapalkan Al Qur’an.

Apa yang terjadi pada dirimu? Kenapa engkau kini mulai menjauh dari teman-temanmu yang rajin sholat berjama’ah, cinta kepada ilmu agama, gemar mempelajari Al Qur’an dan Hadits serta membaca buku-buku yang bermanfaat?

Kenapa aku melihat semangatmu memudar, penampilanmu juga berobah ..tidak lagi seperti dulu yang berusaha mengikuti sunnah-sunnah Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallama?

ingatkah engkau, ketika itu engkau berhenti dari tempatmu bekerja, kenapa?!

Ketika itu engkau mengatakan, karena tidak bisa sholat berjama’ah ke mesjid!

Karena engkau takut fitnah syahwat yang slalu menggoda!

Karena engkau ingin meninggalkan nyanyian dan menggantikannya dengan mendengarkan Al Qur’an!

Karena engkau ingin menjaga ‘iffah dirimu!

Karena engkau ingin menjaga Dienmu!!

Saudaraku .. kenapa aku lihat syahwat mulai mengalahkanmu, hasrat pun membelenggumu..wajahmu tidak pernah lagi kulihat di majelis-majelis ilmu!

Apakah engkau telah menyimpulkan bahwa iltizam dan keistiqomahanmu serta keta’atanmu kepada Robbmu selama ini sebuah kesalahan, lalu engkau memilih jalan lain; jalan yang menyimpang, maksiat dan kelalaian – agar engkau bisa sampai ke surga Firdaus?!

Ataukah engkau mengira jalan yang telah engkau tempuh selama ini terasa terlalu panjang dan berat, lalu engkau tidak sabar dan memilih jalan orang-orang lali dan lengah yang diperbudak hawa nafsu mereka, yang keinginan mereka hanyalah sebatas diri mereka sendiri, tidak peduli kepada Dinullah dan Dakwah Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallama.

Ataukah engkau telah melupakan kematian dan sakarat-nya …

Melupakan kuburan dan kegelapannya …

Hari kiamat dan kedahsyatanya …

Neraka dan keras azabnya …

Semoga Allah melindungimu dari itu semua

Dan semoga Allah tidak menjadikanmu termasuk orang-orang yang dikatakanNya,

واتل عليهم نبأ الذي آتيناه آيتنا فانسلخ منها فأتبعه الشيطان فكان من الغاويين

“Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al Kitab), kemudian Dia melepaskan diri dari pada ayat-ayat itu, lalu Dia diikuti oleh syaitan (sampai Dia tergoda), Maka jadilah Dia Termasuk orang-orang yang sesat.” (Al A’rof : 175)Kuharap dadamu lapang dan maafkan aku karena kerasnya kata-kataku kepadamu. Akan tetapi kecintaanku kepadamu yang kusimpan di dalam dadaku, dan kekhawatiran su-ul khotimah atas dirimu .. hal itulah yang telah membakar hatiku. Setiap kali aku melihat kondisimu yang membuat gembira musuhmu (Syetan beserta pengikutnya) serta membuat sedih teman-teman dan orang-orang yang mencintaimu.

Saudaraku, akankah engkau kembali sebelum kematian mendatangi?. Kapankah engkau kembali kepada taman keta’atan dan telaga taubat serta istiqomah yang penuh rahmah dan berkah dari Allah??

والذين إذا فعلوا فاحشة أو ظلموا أنفسهم ذكروا الله فاستغفروا لذنوبهم ومن يغفر الذنوب إلا الله ولم يصروا على ما فعلوا وهم يعلمون

“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau Menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui”.(Ali Imron : 135)Tumbuhkanlah harapanmu, bangunlah asamu, sesungguhnya engkau memiliki Robb yang maha luas ampunanNya, membentangkan TanganNya siang dan malam untuk mengampuni orang-orang yang berdosa.

Mohonlah hidayah kepada Allah Ta’ala dengan tulus dari hatimu. Lihatlah Nabimu yang engkau cintai shollallahu ‘alaihi wa sallama meminta hidayah kepada Robbnya, beliau berdo’a,

اللهم إني أسألك الهدى والتقى والعفاف والغنى

“Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepadaMu petunjuk, ketakwaan, kesucian dan kekayaan”. (HR. Muslim, At-Tirmidzi dan Al Baihaqy dari Ibnu Mas’ud, dan sanadnya shohih, lihat, Shohih Al Jami’ no. 1275)Beliau shollallahu ‘alaihi wa sallama mengajarkan itu sebagaimana beliau mengajarkan cucunya Al Hasan bin Ali rodhiyallahu ‘anhuma agar di dalam qunut mengucapkan, “Ya Allah berilah aku petunjuk sebagaimana orang-orang yang engkau tunjuki”. (HR. Abu Dawud, An Nasa-I dan lain-lainnya, dari Abul Hawro’, dan sanadnya shohih, lihat : Misykatul Mashobiih no. 1273)

Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallama juga berlindung kepada Allah dari kesesatan setelah petunjuk,

اللهم إني أعوذ بعزتك أن تضلني لا إله إلا أنت

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung dengan kemuliaanMu dari Engkau sesatkan, tidak ada Ilah yang diibadati dengan hak melainkan Engkau”. (Muttafaqun ‘alaihi dari Ibnu Abbas)

Dalam do’a safar beliau mengucapkan,

وأعوذ بك من الحور بعد الكور

“Dan aku berlindung kepadaMu dari Al Haur setelah Al Kaur ”. (HR. Muslim)

Maksud Al Haur setelah Al Kaur yaitu; kerusakan setelah kebaikan, kesesatan setelah petunjuk.

Akuilah dosamu .. tangisilah kesalahan dan kelalaianmu. Mintalah kepada Allah, agar Ia tidak menghinakanmu di hari pembalasan, serta agar Ia memutihkan wajahmu ketika dihitamkan wajah-wajah pelaku maksiat dan orang-orang kafir.

Mulailah lembaran baru yang putih bersama Allah Ta’ala dengan keta’atan dan taubat nashuhah.

“Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” (Al Kahfi : 28)Palingkanlah wajahmu dari teman-teman yang tidak baik, dari orang-orang yang tidak peduli apakah engkau nanti di sorga atau di neraka. Bahkan lebih dari itu, kelak mereka di hari kiamat meminta kepada Allah Ta’ala supaya Allah menambahkan azab yang berlipat untuk teman-teman mereka.

قالوا ربنا من قدم لنا هذا فزده عذابا ضعفا في النار

“mereka berkata (lagi): “Ya Tuhan kami; barang siapa yang menjerumuskan Kami ke dalam azab ini Maka tambahkanlah azab kepadanya dengan berlipat ganda di dalam neraka”. (Shod : 61)

Bersihkan dari dirimu debu-debu dosa dan kelengahan. Bergabunglah dengan kafilah yang berjalan menuju Allah Ta’ala.

Kembalilah saudaraku ..kepada Allah Ta’ala, agar engkau kembali menjadi telaga kebaikan yang selalu mengalirkan manfaat untuk umatmu.

Saudaraku, berikut ini sebagian kiat dan asbab yang akan membantumu untuk tetap teguh dan istiqomah dengan izin Allah Ta’ala :

1. Do’a yang tulus, berdo’alah,

يا مقلب القلوب ثبت قلبي على دينك

“Hai Yang Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas din-Mu”.

2. Carilah teman yang baik dan sholeh, yang akan membantumu untuk ta’at kepada Allah.3. Jauhkan dirimu dari teman-teman yang tidak baik.4. Jagalah Kitabullah, dengan membaca, menghapal dan mempelajari makna-makna serta hokum-hukumnya, ketahuilah Al Qur’an adalah obat hati yang sakit.5. Jagalah ibadah-ibadah fardhu dan ibadah-ibadah nafilah yang mengiringinya.6. Menuntut ilmu sya’ri dan menghadiri majelis-majelis ilmu.7. Takut kepada dosa dan akibatnya, karena dosa adalah penyebab su-ul khotimah.8. Membaca buku-buku yang bermanfa’at, mengikuti daurah-daurah ilmiyah dan dakwiyah.9. Ghoddul Bashor, percayalah dengan ghoddul bashor hatimu akan lebih tenang dan terasa manisnya keimanan.10.Ingatlah permusuhan syetan terhadapmu dalam setiap detik. Dan bahwasanya ia senantiasa mengintai kelengahanmu serta menggunakannya untuk menyeretmu menjadi temannya di neraka kelak.

Terakhir saudaraku, kalimat-kalimat ini mungkin keras dan tajam, akan tetapi ia memancar dari cinta yang tulus, hatiku lebih dahulu mengatakannya sebelum penaku menorehkannya, karena kasihan kepadamu saudaraku tercinta. Tidak ada yang kuinginkan melainkan kebaikan untukmu. Semoga Allah Ta’ala melimpahkan rahmatNya untuk kita …

Dan sampai bertemu di atas jalan kebaikan dengan izin Allah Ta’ala, semoga Allah menjagamu saudaraku

Sosok Mulia yang Tak Dihormati


Aku mau mencoba menuliskan tentang orang-orang hebat dan sabar. Guru atau dosen. Mereka adalah yang menyerap ilmu sebanyak-banyak untuk kemudian dikeluarkan kembali menjadi persembahan yang bisa diterima murid-muridnya.
Mereka belajar sejak kecil sampai mereka tua. Terus belajar. Baik sekali memang. Belajar tentang bidangnya seumur hidup. Hebat nggak tuh? Bandingkan dengan orang lain, yang kalau disuruh membaca tiap hari pun enggan, pasti bisa gila kalau harus belajar seumur hidup.
Mereka juga sabar. Sabar untuk terus belajar. Sabar untuk menyampaikan. Termasuk sabar dengan sikap dan tingkah murid-muridnya. Subhanallah… Mereka itu luar biasa. Pada menyadari sekaligus menghayati nggak sih? Kalau iya, kenapa kelakukan masih seperti itu? Astagfirullah… dimana hati dan fikir? Kenapa bersikap begitu pada guru atau dosen? Orang yang berjasa dan penting dalam hidup.
Terutama mahasiswa. Yang tak akan bosan bilang, seperti yang dikatakan dosen-dosen, bahwa kita sudah berusia dewasa, harus lebih baik sikapnya. Tetapi apa? Mereka kebanyakan menyepelekan dosen. Saat dosen menerangkan dengan sungguh-sungguh, kita malah ngomong sendiri. Sampe rame. Sama sekali tak mendengarkan. Hanya karena pelajaran itu susah dan dosen ngajarnya nggak tepat alias nggak jelas. Bikin kita males dengerin. Kita nggak nyaman atau merasa percuma mendengarkan. Karena toh nggak nangkep materinya.
Tapi, coba lah untuk melihat sudut pandang yang lain. Dari sisi Pak Dosen. Beliau benar-benar berniat memberi kuliah. Datang tiap jam kuliah. Sangat jarang absen. Hampir selalu tepat waktu. Tidak kah sedikit kita hargai itu? Lalu beliau menjelaskan materi. Ya, walaupun ia hanya membaca slide, tapi beliau terus membaca hingga kuliah berakhir. Tidak kah kita hargai itu? Kemudian beliau juga tak menegur kita saat tak mendengarkan dan malah mengobrol sendiri. Coba pikirkan bagaimana perasaan beliau. Rasakan bagaimana kita diabaikan, tak di dengar di depan, tak dihormati, disepelekan! Atau kita emang udah nggak punya hati yang bersih untuk merasa? Sehingga kita santai saja melakukan perbuatan ini. Perbuatan orang tak tahu balas jasa!
Bahkan tanpa rasa bersalah kita malah menyalahkan hingga menjelek-jelekan dosen itu karena nggak bisa mengajar dengan baik. Ya Allah… ampunilah kami. Melakukan dosa bertumpuk-tumpuk tiap harinya. Bukannya ke kampus untuk beribadah dan mencari ilmu, malah mengumpulkan dosa!
Padahal, jika ditilik kembali, seorang mahasiswa itu lebih banyak belajar sendiri harusnya. Tidak tergantung pada penjelasan dosen. Membaca materi sendiri hingga paham. Kalau tidak paham, bertanya pada dosen atau teman yang lebih mengerti. Sungguh semakin buruk kita sebagai generasi muda…
Okelah kita tergantung pada penjelasan dosen, atau kita tak mengerti dengan kalimat bacaan di slide, tapi apa kita lantas seenaknya menyalahkan dosen dan membenarkan sikap buruk sebagai balasan terhadap penjelasan dosen yang susah dimengerti. Kenapa tidak terus mencoba mendengarkan dengan konsentrasi tinggi? Siapa tahu malah makin sering dengerin, makin sering baca materi, kita jadi paham. Setidaknya jika kita malas dengerin yang malah bikin pusing, kita diam. Menghormati dan menghargai beliau yang berbicara di depan.
Mulai lah dari sekarang kita lebih dewasa. Merubah sikap. Mari, sama-sama kita menghormati orang-orang yang berjasa dalam hidup kita. Apa kita tidak kasihan sih sama Pak Dosen yang selalu kita cuekin, kita sepelekan, kita jelek-jelekan, dan lainnya. Beliau sudah tua bukan? Coba pandang wajah beliau yang jarang marah di kelas. Senyum beliau pada kita, tapi kita tak hormat padanya. Kemudian posisikan diri kita pada posisi beliau. Pasti bakal marah-marah. Karena kita sudah capek-capek ngajar, malah tak diperdulikan.
Lalu jangan pernah berfikir kita yang bayar mereka lewat SPP tiap semester. Sungguh kita terlalu sombong lagi picik. Berfikir sempit dan sok. Jangan lah kita menyakiti mereka, dosen-dosen kita, semakin dalam. Sudah cukup perih hati mereka dengan kerasnya hidup, mencari nafkah untuk keluarganya. Jangan tambahi keperihan mereka karena tingkah laku kita yang buruk pada beliau.
Dan lagi yang paling menyakitkan adalah ketika mereka melihat murid-muridnya di masa datang menjadi orang yang susah atau orang yang sangat buruk. Mereka merasa karena mereka tak bisa didik dan sampaikan ilmu pada kita.
Duhai, guru-guruku, dosen-dosenku, maafkanlah kami, murid-muridmu. Sungguh kami sadar selalu jengkelkan hatimu. Tak sungguh-sungguh menuntut ilmu. Maafkanlah tingkah laku kami yang goreskan luka dihatimu. Jangan berhenti mengajari kami. Karena sungguh, kami memerlukan ilmu dan pengalaman yang Anda dapatkan untuk disampaikan pada kami. Jangan bosan untuk menjadi guru dan dosen, karena pekerjaan itu sungguh mulia.
Bersabarlah duhai guru-guru dan dosen-dosenku… Terima kasih untuk setiap ilmu dan kebaikan yang engkau sampaikan pada kami. Akan selalu kami kenang jasamu. Dan pengorbananmu. Akan sisipkan doa untukmu semua…
Ya Allah, mohon berikan berkah dan kebaikan kepada para guru yang menjadi perantara ilmu pada kami… Semoga menjadi amal jariyah yang tiada putus… Aamiin.

Hayoo, Itu Cinta Ato Nafsu ?


Jrengg!! jreng!! jrenggg!!! yeah tema kita kali nie adalah tentang jatuh cinta. Yups semua orang yang ngaku normal pasti pernah ngerasain jatuh cinta. Buat yang blon tau tentang kronologisnya jatuh cinta, nich kita kasih info.
Orang jatuh cinta tuh katanya serasa dunia lagi musim gugur terus, innnnnnndaaahhh banget. Kalo tiba- tiba ketemu sama pujaan hati, beuh deg.. deg.. rasanya selangit boss. May be kalo di rongsen plus USG, tuh jantung kecepatannya dah 1000km/jam. Matanya jadi brubah bentuk alias jadi yang pada bentuk hati bgono. Bener- bener ajaib dah pren. Indikasi yang lain yaitu pengeen bener slalu deket- deket ama yang di sayang. Kalo perlu tuh rumah dia dipasangin semacam gelindingan, jadi biar gampang mindahinnya supaya bisa deket terus ama dia. Trus yang pada jatuh cinta biasanya suka senyum- senyum sendiri, nyanyi nyanyi sendiri, nggak pduli dah lagi dijalan ato dimana, hayuk ajah.  padahal nggak da tuh sarafnya yang lagi kejepit tau`.
Eiits, anda- tanda keanehan jatuh cinta nggak bhenti ampe situ. Berdasarkan data en nara sumber para korban penyakit cinta, alah, orang yang kena virus ini selain pengen selalu deket biasanya pengen selalu denger suara gebetan yang disayang ituh. Pas ngemenk- ngemenk di telpon biasanya lamaaa banget. Pembicaraannya pun nggak jelas ngebahas apaan. Pokoknya semua yang ada di otak, itulah yang dibicarakan. May be saking lamanya, kambing tetangga sampai melahirkan nggak kan pada nyadar kali`.
Nah, kalo dah pada cape telepon, ganti jurus tuh, pke sms an, mpe jempolnya pada berotot, hihi…
Wow ajaib !!
Waahh, jangan kaget mament.!! Emang kya gitu kalo lagi jatuh cinta, kya kesihir emang, en bener- bener jadi aneh!!
Tapi nih yang rada ngeri bener, dont try this at home yach. sekalinya orang yang kita sayang itu nolak cinta kita, dueerrr!! rasanya kya disambar petir disiang bolonng, rasanya pengen membumi hanguskan semua yang ada. (Lebay!!)…ih sirius tau`!!!. nangisnya kalo perlu ampe lima ember, belon lagih sedihnya yang mendayu- dayu. Nah Loh! Tragedi inilah yang paling mengerikan. badan keker juga nggak ngaruh pren, yang ada malah dulu kuat sekarang jadi ceking cengeng, dimana penampilan trendy jadi bener- bener berubah klasik (baca : tua), pokoknya drastis banget dah. Tuh semua karena manisnya kata-kata cinta berubah jadi pahitnya empedu kebencian (ooo00wwWW…. owww..oooowww!!!)
Heran deh ampe segitunya ya orang jatuh cinta. Eh tapi kalo dipikir- pikir sebenarnya apa sih tujuan mereka ampe ngelakuin hal yang ajaiib itu. KIra- kira nich, kalo yang pada nembak tuh trus ditrima, trus klanjutannya kya gimana sih?. Sebagian besar sih ngejawab, yah jalanin ajah dulu. Maksudnya pacaran ajah dulu. Lagian masih muda inih kan. Kan nggak buru- buru mau nikah juga kan.
Ringaan bener yach. Padahal sebenarnya, tuch cuman pikiran pendek yang nggak berdasar pren. Asli`!! widiiwwww, kenyataan yang ada sekarang niy gawat bener pren.
Berdasarkan data en nara sumber cewek cowok yang pacaran, ternyata yang ada yaitu 2.5nya kilap alias napsu sisanya 0.5 kali yang cinta, itu juga masih berat kotor pren. Yang bersihnya nggak tau tuh tinggal berapa? tanya aja mereka. Ato kalo kamu sendiri juga seperti mereka, coba tanya ajah ma diri sendiri (hayooo pada jujur yach!!)
Pada masih ingat nggak sama perintah Allah di  Alquran, `Dan janganlah kamu mendekati zina, karena sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang keji dan jalan yang buruk  (QS.l7:32). Nah lo, deket-deket ajah nggak boleh, apalagi ampe keperosok jauh ke dalam. Naudzubillah..
Allah ngelarang kita bebuat sesuatu pasti bakal ada maksud baeknya. Nggak percaya? nich buktinya. Berdasarkan data dari Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasiaonal (BKKBN) di tahun 2010 diperkirakan setiap tahun jumlah aborsi di Indonesia mencapai 2,4 juta. Ironisnya 800 ribu diantaranya terjadi di kalangan remaja. En kebanyakan semua tu kejadian dpake dalih cinta. Ya Allah, cinta macam apa tuh kalo malah nyakitin, ngerusak en ngebuat semua jadi malu, marah, sakit, sedih, dsb, dll
Ada yang bilang, yah mo zina ato nggak kan tergantung orangnya. tapi pertanyaannya siapa yang bakal bisa ngejamin kalo setan nggak ikut campur en jadi pihak ketiga?. Kan mereka datang tak dijemput pulang nggak dianter kan.
Nah dari pada sibuk menebak- nebak yang nggak jelas mendingan kita fokus ma yang baek- baek aja dulu deh. baca bentaran yuk yang ini,
“Dan Adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, Maka sesungguhnya syurgalah tempat tinggal(nya).” (QS An-Nazi’at : 40-41)
Mau ga mau hidup emang kudu pake aturan pren, nah di rumah ortu ajah kalo kadang nggak ikut aturan mereka bisa- bisa panci melayang nyasar ke kita, apalagih di dunia yang semua muanya jadi hak milik Allah, karena emang Allah yang buat. Kita mah cuman sekedar hamba ajah.
Jadi, buat kamu yang masih punya masalah ama yang namanya cinta, jangan kecil hati dulu. Mencintai tuh nggak salah kok, malah manusiawi banget. Nich bkan masalah cintanya pren, tapi kamu punya kualitas cinta jangan cuman yang kelas bulu donk. Buat cinta kamu tuh begitu berharga sehingga hanya pantas kamu persembahkan kepada yang emang berharga. Jangan silau ma yang namanya cinta dunia en cinta buta.
Cinta tuh jelas beda ma nafsu en maksiat, apalagi zina.
Karena semua digaransi hanya bakal ngebuat hidup kamu tambah ribet en semrawut kya rambut kusut. Mangkanya kamu kudu ati ati jangan ampe salah melangkah en cinta yang awalnya anugrah malah menjadi nafsu yang nggak pke arah. Yang susah tar ujung- ujungnya juga kita juga kok.
So, akhiri semua imaginasi kamu en ketidak jelasan `cinta` yang kamu punya tuh sebelum semuanya terlambat dan mencemari lingkungan sekitar. Sante ajah, semua bakal ada waktunya. Yang penting jaga keindahan dan ketulusannya biar selalu en tetep selalu utuh dan kelihatan indah. Good luck yow!!